Jakarta –
Juru bicara Sarkocap Banser Kabupaten Malang Zulham Mubarak, membantah bahwa
pihaknya menjadi dalang pembubaran kajian ustadz Felix Siauw di Malang pada
Ahad (30/04). Hal itu dia ungkapkan melalui siaran langsung di akun Facebook
pribadinya.
“Banser
sama sekali tidak secara resmi dalam posisi membubarkan acara tersebut, karena
harus dipahami, selama tidak bertentangan dengan khilafah, pancasila, makar dan
seterusnya kami siap mendukung,” ungkap Zulham Mubarak dalam video klarifikasi
tersebut, Senin (01/05/2017).
Selain
itu, Wakasat Korwil Banser, Haji Ali Murtadho yang juga berada dalam video
tersebut menyampaikan pernyataan sikap terkait pembubaran Kajian Ustad Felix
tersebut.
“Banser jawa
Timur meminta semua pihak baik yang pro maupun kontra dengan acara ust Felix
agar menahan diri dan menghentikan saling menghujat di media sosial,” katanya.
Kedua,
lanjut dia, meminta kepada kepolisian agar bisa mengklarifikasi kepada publik
ormas mana yang melakukan intimidasi dan menghentikan acara ustad Felix itu
dibubarkan.
“Hal itu
agar tidak menimbulkan benturan antara massa yang pro dan kontra,” imbuhnya
Ketiga,
meminta kepada kepolisian agar memudahkan setiap perizinan kegiatan keagamaan
selama tidak bertetangan dengan UUD, makar, serta tidak berupaya mengkampanyekan
gerakan anti pancasila.
Keempat,
Banser Jatim dengan pintu terbuka mengundang ustad Felix melakukan tabayun dan
klarifikasi. Faktanya dalam video yang telah diunggah dan menjadi viral di
media sosial dan
media online terdapat pernyataan bahwa ada ormas dibalik
pembubaran kajian tersebut.
“Kami
meminta Ust Felix untuk mempertegas siapa ormas yang dimaksud dalam pernyataan
tersebut,” tutupnya.
Sumber
: KIBLAT.NET
Reporter:
Furqon Amrulloh
Editor: Hunef Ibrahim
Editor: Hunef Ibrahim

Post a Comment Blogger Facebook
Post a Comment