Jenderal tinggi Zionis Israel, Gerson HaCohen, memperingatkan bahwa pemisahan diri pemerintah Yahudi dari wilayah Tepi Barat akan berakibat fatal seperti yang terjadi pada Jalur Gaza di tahun 2005 silam.

Peringatan ini disampaikan Jenderal Gerson HaCohen dalam artikel terbitan surat kabar Israel Today pada hari Kamis (11/08) kemarin, menanggapi wacana pemberian hak penuh pengelolaan wilayah Tepi Barat kepada Otoritas Mahmoud Abbas dan pemilu lokal Palestina.

“Sudah seharusnya Tel Aviv belajar dari sejarah penarikan mundur Israel di Jalur Gaza pada musim panas tahun 2005, meskipun faktanya sejarah tidak akan terulang sama persis seperti kejadian terdahulu,” ujar Jenderal Gerson HaCohen.

Jenderal Gerson HaCohen mengingatkan bahwa Hamas memiliki pandangan kebebasan Palestina dapat dicapai dengan gerakan perlawanan bersenjata, dan tidak melalui kebijakan perdamaian seperti yang diambil oleh Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.

Perlu diketahui bahwa badan intelejen Zionis Israel berencana memebantu organisasi Palestina “Fatah” dalam memenangkan pemilu lokal Palestina pada bulan Oktober mendatang, setelah pada 15 Juli kemarin Hamas memutuskan untuk ikut serta dalam pemilu. (Aljazeera/Ram)

Post a Comment Blogger

 
Top